MODE SIMULASI VIBE
Makkah & Nabawi Panorama
Manasik & Bekal Ibadah Sesuai Sunnah

Tata Cara & Doa Lengkap Ibadah Umrah dan Haji

Panduan praktis langkah demi langkah, rukun, wajib, serta kumpulan bacaan dan doa berharakat Arab, Latin, dan terjemahan resmi sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Panduan Manasik Praktis

Urutan 7 Tahapan Ibadah Umrah

Dikerjakan secara tertib mulai dari Miqat hingga Tahallul di pelataran Masjidil Haram.

1

Ihram & Niat dari Miqat

Lokasi: Miqat (Bir Ali / Qarnul Manazil / Yalamlam)
Rukun Umrah

Mandi sunnah ihram, memakai wewangian di badan (bukan di kain ihram), mengenakan dua lembar kain ihram putih tanpa jahitan bagi pria (pakaian syar'i bebas bagi wanita), lalu berniat ihram umrah.

Bacaan & Doa:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
Labbaika Allahumma 'umratan.
Artinya: Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk menunaikan umrah.
Catatan Penting & Sunnah:
  • Niat wajib diucapkan sebelum atau saat melintasi batas Miqat.
  • Setelah berniat, berlakulah seluruh larangan ihram (tidak memotong kuku, rambut, memakai wangi-wangian, dan berhubungan suami-istri).
  • Perbanyak membaca Talbiyah sepanjang perjalanan menuju kota Makkah.
2

Memperbanyak Bacaan Talbiyah Menuju Makkah

Lokasi: Perjalanan Menuju Masjidil Haram
Sunnah

Melantunkan kalimat talbiyah dengan suara terdengar bagi pria dan lirih bagi wanita hingga tiba di Masjidil Haram menjelang memulai Tawaf.

Bacaan & Doa:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لاَ شَرِيكَ لَكَ
Labbaika Allahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak.
Artinya: Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.
Catatan Penting & Sunnah:
  • Membaca talbiyah terputus saat hendak memulai putaran pertama Tawaf.
  • Meresapi makna penyerahan diri secara total kepada Allah Ta'ala.
3

Masuk Masjidil Haram & Melihat Ka'bah

Lokasi: Babussalam / Pintu Masjidil Haram
Sunnah

Masuk dengan mendahulukan kaki kanan seraya membaca doa masuk masjid. Saat pandangan pertama tertuju pada Ka'bah, berhentilah sejenak dan panjatkan doa dengan penuh takzim.

Bacaan & Doa:
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَعَظَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا
Allahumma zid haadzal baita tasyriifan wa ta'dhiiman wa takriiman wa mahaabah, wa zid man syarrafahu wa 'adhdhamahu mimman hajjahu awi'tamarahu tasyriifan wa takriiman wa ta'dhiiman wa birraa.
Artinya: Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan wibawa pada Baitullah ini. Dan tambahkanlah kepada orang yang memuliakannya dari mereka yang berhaji atau berumrah kemuliaan, kehormatan, dan kebaikan.
Catatan Penting & Sunnah:
  • Doa saat pertama kali memandang Ka'bah termasuk salah satu waktu mustajab.
  • Jaga adab, jangan berdesakan atau mengganggu jamaah lain yang sedang shalat.
4

Tawaf Mengelilingi Ka'bah 7 Putaran

Lokasi: Mataf (Pelataran Ka'bah)
Rukun Umrah

Mengitari Ka'bah 7 putaran berlawanan arah jarum jam, posisi Ka'bah di sebelah kiri. Dimulai dan diakhiri lurus dengan Hajar Aswad. Bagi pria disunnahkan Idhthiba' (membuka bahu kanan) dan Raml (lari-lari kecil pada 3 putaran pertama).

Bacaan & Doa:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan wa qinaa 'adzaaban naar.
Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.
Catatan Penting & Sunnah:
  • Wajib dalam keadaan suci dari hadas kecil dan hadas besar (berwudhu).
  • Saat sejajar Hajar Aswad, lambaikan tangan kanan sambil mengucapkan: 'Bismillahi Allahu Akbar'.
  • Doa sapu jagat dibaca antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad pada setiap putaran.
  • Setelah selesai 7 putaran, tutup bahu kanan dan shalat sunnah 2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim.
5

Minum Air Zam-zam Menghadap Kiblat

Lokasi: Dispenser Zam-zam Pelataran Tawaf
Sunnah

Setelah shalat sunnah Tawaf, minum air zam-zam hingga kenyang sambil berdiri menghadap kiblat, membasahi sebagian wajah/kepala, dan memanjatkan doa hajat.

Bacaan & Doa:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
Allahumma innii as-aluka 'ilman naafi'an, wa rizqan waasi'an, wa syifaa-an min kulli daa-in.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang melimpah, dan kesembuhan dari segala macam penyakit.
Catatan Penting & Sunnah:
  • Air zam-zam bermanfaat sesuai dengan niat orang yang meminumnya (HR. Ibnu Majah).
6

Sa'i Antara Bukit Shafa & Marwah 7 Putaran

Lokasi: Mas'a (Lintasan Shafa - Marwah)
Rukun Umrah

Berjalan 7 putaran dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di bukit Marwah. Putaran ke-1 Shafa ke Marwah, ke-2 Marwah ke Shafa, hingga putaran ke-7 berakhir di bukit Marwah.

Bacaan & Doa:
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ، أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ
Innash shafaa wal marwata min sya'aa-irillaah. Abda-u bimaa bada-allaahu bih.
Artinya: Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syi'ar Allah. Aku memulai dengan apa yang Allah mulai dengannya.
Catatan Penting & Sunnah:
  • Di atas Shafa dan Marwah, menghadap Ka'bah dan bertakbir 3x serta berdoa panjang.
  • Bagi pria, disunnahkan berlari-lari kecil di antara dua pilar lampu hijau (Bathnul Waadi).
  • Sa'i sah meskipun tanpa wudhu, namun tetap lebih utama dalam keadaan suci.
7

Tahallul (Mencukur / Memotong Rambut)

Lokasi: Bukit Marwah / Barbershop
Rukun Umrah

Penutup seluruh rangkaian ibadah umrah. Pria memotong sebagian rambut (taqshir) atau lebih utama mencukur habis (gundul/halq). Wanita cukup memotong rambut sepanjang satu ruas jari (sekitar 2 cm).

Catatan Penting & Sunnah:
  • Dengan selesainya tahallul, maka berakhirlah masa ihram dan halal kembali seluruh larangan ihram.
  • Alhamdulillah, ibadah umrah Anda telah sempurna tertunaikan!
Butuh Pendampingan Fiqih?

Konsultasikan Manasik Ibadah Anda Bersama Ustadz Pembimbing

Tim asatidz dan muthawif bersertifikasi Kemenag RI siap membimbing Anda memahami tata cara ibadah sesuai Sunnah secara personal.

Tanya Ustadz Pembimbing (WhatsApp)