Urutan 7 Tahapan Ibadah Umrah
Dikerjakan secara tertib mulai dari Miqat hingga Tahallul di pelataran Masjidil Haram.
Ihram & Niat dari Miqat
Lokasi: Miqat (Bir Ali / Qarnul Manazil / Yalamlam)Mandi sunnah ihram, memakai wewangian di badan (bukan di kain ihram), mengenakan dua lembar kain ihram putih tanpa jahitan bagi pria (pakaian syar'i bebas bagi wanita), lalu berniat ihram umrah.
- Niat wajib diucapkan sebelum atau saat melintasi batas Miqat.
- Setelah berniat, berlakulah seluruh larangan ihram (tidak memotong kuku, rambut, memakai wangi-wangian, dan berhubungan suami-istri).
- Perbanyak membaca Talbiyah sepanjang perjalanan menuju kota Makkah.
Memperbanyak Bacaan Talbiyah Menuju Makkah
Lokasi: Perjalanan Menuju Masjidil HaramMelantunkan kalimat talbiyah dengan suara terdengar bagi pria dan lirih bagi wanita hingga tiba di Masjidil Haram menjelang memulai Tawaf.
- Membaca talbiyah terputus saat hendak memulai putaran pertama Tawaf.
- Meresapi makna penyerahan diri secara total kepada Allah Ta'ala.
Masuk Masjidil Haram & Melihat Ka'bah
Lokasi: Babussalam / Pintu Masjidil HaramMasuk dengan mendahulukan kaki kanan seraya membaca doa masuk masjid. Saat pandangan pertama tertuju pada Ka'bah, berhentilah sejenak dan panjatkan doa dengan penuh takzim.
- Doa saat pertama kali memandang Ka'bah termasuk salah satu waktu mustajab.
- Jaga adab, jangan berdesakan atau mengganggu jamaah lain yang sedang shalat.
Tawaf Mengelilingi Ka'bah 7 Putaran
Lokasi: Mataf (Pelataran Ka'bah)Mengitari Ka'bah 7 putaran berlawanan arah jarum jam, posisi Ka'bah di sebelah kiri. Dimulai dan diakhiri lurus dengan Hajar Aswad. Bagi pria disunnahkan Idhthiba' (membuka bahu kanan) dan Raml (lari-lari kecil pada 3 putaran pertama).
- Wajib dalam keadaan suci dari hadas kecil dan hadas besar (berwudhu).
- Saat sejajar Hajar Aswad, lambaikan tangan kanan sambil mengucapkan: 'Bismillahi Allahu Akbar'.
- Doa sapu jagat dibaca antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad pada setiap putaran.
- Setelah selesai 7 putaran, tutup bahu kanan dan shalat sunnah 2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim.
Minum Air Zam-zam Menghadap Kiblat
Lokasi: Dispenser Zam-zam Pelataran TawafSetelah shalat sunnah Tawaf, minum air zam-zam hingga kenyang sambil berdiri menghadap kiblat, membasahi sebagian wajah/kepala, dan memanjatkan doa hajat.
- Air zam-zam bermanfaat sesuai dengan niat orang yang meminumnya (HR. Ibnu Majah).
Sa'i Antara Bukit Shafa & Marwah 7 Putaran
Lokasi: Mas'a (Lintasan Shafa - Marwah)Berjalan 7 putaran dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di bukit Marwah. Putaran ke-1 Shafa ke Marwah, ke-2 Marwah ke Shafa, hingga putaran ke-7 berakhir di bukit Marwah.
- Di atas Shafa dan Marwah, menghadap Ka'bah dan bertakbir 3x serta berdoa panjang.
- Bagi pria, disunnahkan berlari-lari kecil di antara dua pilar lampu hijau (Bathnul Waadi).
- Sa'i sah meskipun tanpa wudhu, namun tetap lebih utama dalam keadaan suci.
Tahallul (Mencukur / Memotong Rambut)
Lokasi: Bukit Marwah / BarbershopPenutup seluruh rangkaian ibadah umrah. Pria memotong sebagian rambut (taqshir) atau lebih utama mencukur habis (gundul/halq). Wanita cukup memotong rambut sepanjang satu ruas jari (sekitar 2 cm).
- Dengan selesainya tahallul, maka berakhirlah masa ihram dan halal kembali seluruh larangan ihram.
- Alhamdulillah, ibadah umrah Anda telah sempurna tertunaikan!
Konsultasikan Manasik Ibadah Anda Bersama Ustadz Pembimbing
Tim asatidz dan muthawif bersertifikasi Kemenag RI siap membimbing Anda memahami tata cara ibadah sesuai Sunnah secara personal.
